Harmony Clean Flat Responsive WordPress Blog Theme

Kematian!

03.07 Unknown 17 Comments Category : , , , , , , , , , , , , , , ,


Mendengar kata kematian kita pasti ngeri ya? Siapa yang ingin merasakan kematian atau berjumpa dengannya? Sang dewa kematian bisa memanggil seseorang dengan cara apa saja. Tetapi orang-orang Jepang memiliki cara yang untuk untuk mendeskripsikan kematian.
Pada dasarnya masyarakat Jepang percaya bawa dunia ini terdiri dari dua dimensi, yakni dunia gaib dan dunia nyata. Dunia nyata didiami oleh manusia seperti kita, dan dunia gaib dihudi oleh makhluk spiritual seperti Dewa/Kami (JEPANG) dan roh leluhur. Dalam tradisinya masyarakat Jepang percaya bahwa seseorang yang telah meninggal bisa berkomunikasi dengan leluhurnya, oleh karea itu, bagi masyarakat Jepang kematian tidak semenakutkan itu.

Istilah-istilah Jepang terhadap kematian antara lain.
  1. Kodokushi (孤独死) : Kematian karena kesendirian
    Dengan segala kesibukan dan sifat individual masyarakat Jepang, orang-orang berusia lanjut banyak yang tinggal sendiri tanpa keluarga yang bisa menjaga. Di jepang kematian seperti ini sudah umum, dan jumlahnya mulai mengganggu lingkungan sekitar.Kodokushi berkembang sejak tahun 1983, dan pada tahun 80-an jumlahnya meningkat 3 kali lipat. Di Tokyo saja dalam setahun terjadi 200 kematian (tahun 2011). Usia mereka antara 50-70 tahun, tetapi tidak menutup kemungkinan juga seorang remaja mati karena kookushi. Gangguan yang terjadi akibat banyaknya yang meninggal dengan cara ini adalah bau yang tidak sedap, dan juga uang sewa yang tidak dibawar berbulan-bulan karena penyewanya meninggal.
  2. Karoshi (過労死) : Meninggal karea terlalu banyak bekerja
    Ketika pengangguran melanda Amerika dan Eropa, di Jepang mengalami hal sebaliknya. Pada tahun 2002 lalu, di Jepang menjadi rekor kematian akibat kerja berlebihan. Menurut statistic resmi ada 300 orang pekerja kantor dan pabrik di Jepang meninggal karena overdosis bekerja. Ini bukanlah hal yang baru di Jepang, sejak tahun 70-an kematian seperti ini sudah mulai banyak dengan wujud bermacam-macam, dan resminya dimulai pada tahun 1969. Kejadian seperti ini disebabkan karena pekerja Jepang bekerja lebih panjang dibandingkan rekannya di Negara maju lainnya. Statistik menunjukkan, setiap tahunnya pekerja Jepang bekerja lebih dari 2000 jam, sementara Negara lainnya memiliki rata-rata 1800 jam kerja per tahun. Dan lebih parahnya lagi apabila sebuah perusahaan terancam bangkrut, karyawannya rela bekerja lembur tanpa dibayar demi menyelamatkan tempat kerjanya. 
  3. Seppuku/Harakiri (切腹/腹切り) : Bunuh diri dengan pisau.Istilah ini adalah istilah lama yang dipakai untuk seorang samurai atau ninja bunuh diri demi sebuah rahasia atau kehormatan. Metode yang dilakukan adalah menggunakkan pisau yang telah disimpan untuk ditusukkan ke dalam perut dan mengkoyakannya. 
  4. Kamikaze (神風) : Mati bunuh diri dengan anggapan memiliki tujuan yang mulia
    Kamikaze sangat terkenal di perang dunia kedua. Para tentara Jepang melakukan Kamikaze dengan pesawatnya menyerang Hawai, pangkalan US. Ini disebabkan karena menurut tentara Jepang, mengorbankan diri sendiri demi kekaisaran Jepang adalah hal yang mulia. 
  5. Joushi (情死) : Mati bunuh diri dengan pasangan
    Seperti film-film drama, Joshi adalah bunuh diri paling romantis, karena pasangan bersepakat untuk bunuh diri, karena mereka merasa adalah pasangan sehidup semati. 
  6. Funshi (憤死) : Mati bunuh diri dengan mengekspersikan kemarahan
    Pada kematian jenis ini biasanya masyarakat jepang melakukannya ketika melakukan protes terhadap pemerintah atau keluarganya sendiri. Karena kemarahan yang begitu besar, mereka mempermalukan orang yang bersangkutan dengan cara bunuh diri. 
  7. Shinjuu (心中) : Bunuh diri ganda
    Dalam istilah Jepang, Bunuh diri ganda digunakan dalam berbagai kejadian, contohnya adalah Oyaku Shinju (Bunuh diri antara orang tua dan anak), Boshi Shinju (Bunuh diri antara Ibu dan anak), Fushi Shinju (Bunuh diri antara ayah dan anak), dan Ikka Shinju (bunuh diri sekeluarga). 
Sumber: link

RELATED POSTS

17 komentar

  1. Kalau mati karena sakit hati apa bahasa Jepangnya?

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. menyedihkan ;;
    makasih infornyaa~!!

    xoxo K

    BalasHapus
  4. makasih infonya, membantu untuk pengetahuan saya tentang jepang

    BalasHapus
  5. nice post, jangan ditiruiin btw lol

    BalasHapus
  6. tingkat stress yg tinggi yang biasanya banyak dialami orang Jepang nih, bagi yang mau kerja di Jepang STAY STRONG!!!!

    BalasHapus
  7. serem juga di jepang arti kematian

    BalasHapus
  8. nice.. harusnya kematian tidak harus ditakuti karena semua manusia pasti mengalaminya

    BalasHapus
  9. kematian pasti datang.. tidak perlu di takuti.. #padahaltakut :)))

    BalasHapus
  10. untung mati berdiri ga ada di Jepang

    BalasHapus
  11. ** BANJIR BANJIR BANJIR UANG DI MEJA **
    VIPbandarQ - YOUR No #1 BandarQ Online Indonesia
    ----------------------------------------------
    Menyediakan 7 Jenis Permainan TerFAVORIT
    BANDAR Q | ADU Q | DOMINO QQ | POKER | CAPSA SUSUN | Bandar Poker | Sakong (New Game) ----------------------------------------------
    Di Dukung 5 Bank Ternama di INDONESIA
    BCA - MANDIRI - BRI - BNI - DANAMON
    ----------------------------------------------
    Bonus Terbesar di VIPbandarQ
    1. Bonus Refferal TANPA SYARAT
    2. Bonus Rolligan TIAP MINGGU
    ----------------------------------------------
    Selalu Ada Kejutan Untuk Member VIPBANDARQ
    ----------------------------------------------
    Gabung Sekarang Juga dan Raih Kemenangan Puluhan Juta Setiap Hari
    CS ONLINE 24/7
    BBM : 55AB0E6C
    INSTAGRAM : VIPBANDARQORG
    SKYPE : VIPBANDARQ
    FACEBOOK : VIPBANDARQ
    www. VIPBANDARQ. org

    BalasHapus